doDoLs Blog
Hanya Dipakai Sebagai Pembelajaran dan Ungkapan Kata Hati.

Feb
10

Kangen, sudah lama ternyata aku tak mengisi lembaran postingan di Blog ini. Maklum aja, belakangan ini aku memang terlalu sibuk. Apalagi saat ujian. Meluangkan sedikit waktu untuk bertegur sapa lewat dunia maya, pun, hampir jarang aku lakukan.

Syukur, perjuanganku sebulan bergelut diktat. Mencoba memahami makna dari pelajaran dan mengerahkan sekuat tenaga dan pikiranku menjawab soal di ujian. Baca selanjutnya..

Dec
04

Awal bulan Desember kini telah menyapa, pertanda hari ujian kian dekat. tak banyak kata, harus usaha yang giat untuk menaklukkan kerasnya Ujian Azhar. hrapanku untuk tahun ini, semoga saja bisa dapat nilai yang lebih bagus dari tahun kemarin.

berharap doa dari keluarga, kerabat dan teman teman sekalian menguatkan usaha yang telah aku tapaki selama ini. semoga taufiq dari sang khalik seperti yang aku inginkan. Semoga di awal ujian, kesehatan, pemahaman serta khasanah ilmiah selalu meliputi perjalanan perjuangan ini.

Kini, semuanya tinggal menunggu, menunggu saat ujian telah usai, dan menunggu hasil yang akan di gapai. Semoga indah pada waktunya…

Oct
28

Pukul dua dini hari. Selasa 28 oktober 2008. Karena masih ada Syawal yang tersisa, aku terbangun dengan niat suci ingin melaksanakan ibadah puasa. Berfikir masih banyak waktu, bodoh kalau aku tidak memanfaatkannya untuk bermunajat, shalat tahajjud.

Malam ini sebenarnya adalah sebuah malam yang bagi pribadiku lain dari biasanya. Besok dan hari berikutnya ukiran sejarahku mungkin tidak hanya di kattamea lagi. Besok aku akan menjadi penduduk salah satu kota mesir, nun jauh disana, sitta Oktober. Besok aku akan tinggal disana.

Kepergian besok sebenarnya bukan buat berpisah. apalagi untuk selamanya. aku pindah karena sebuah kesmpatan saja. kesempatan karena aku termasuk orang yang bisa tinggal disana. yang bagiku mungkin akan memberikan pengalaman serta pelajaran baru dalam hidupku.

Tapi, aku sedih….

Oct
15

Pantas tidak yah… Tulisan kali ini membuatku ragu, ini pantas atau tidak. Soalnya, kenapa mesti lewat tulisan. Kan sekarmarji… Tapi nda apa apa. Aku mau semua orang tahu suara hati ini. (cie, suara hati…).

Aku hanya mau mengucakan “Mabruk uat kak Ridwan atas kelulusannya Tamhidi II“. hanya itu ji kodong. Saya sunggguh sangat gembira. Semoga bisa cepat selesai menulisnya. bisa cepat Munaqasyah dan bisa cepat Munakah. Hehehee…

Eits hampir lupa, kalau k, Iwan baca, Cera-ceranya duluee… Hehehee…

Oct
15

Di depan Syuun Ushuluddin, Mahasiswa terlihat serius melototi pajangan kertas berwarna putih. Penasaran, aku mencoba menghampirinya. Dengan tenang kubaca, daftar mata kuliah Al Azhar, Fakultas Ushuluddin, Cairo 2008-2009.

Dalam kertas terserbut terpampang sederetan nama mata kuliah term I dan term II untuk semua tingkat, Fakultas Ushuluddin. Beruntung rasanya hari ini kekuliah. Perngumuman itu baru saja di tempel beberapa jam yang lalu. mengisyaratkan kepada setiap mahasiswa untuk siap bertempur lagi. Aku bisa melihat mata kuliahku.

Tidak terlalu lama aku mencari, akhirnya jurusan Aqidah Filsafat tingkat III aku temukan. Pontang panting di kerumunan orang plus sengatan matahari, ku perhatikan baik baik, pelajaran apa saja di jurusan tempat aku muqayyad itu. Belum sempat aku tahu semua nama mata kuliah. Aku heran, kayaknya banyak sekali. Kuhitung secara seksama dari satu, dua, tiga…. sembilan belas. Kuulangi lagi, masih tetap sembilan belas. Ya salammm…

Senyum sumbringah buat Jurusanku. Fakultas Ushuluddin Jurusan Aqidah Filsafat menjadi top mempunyai mata kuliah terbanyak tahun ini. Sulit tapi bukan tidak bisa. Diperlukan usaha yang besar untuk menaklukannya. Sungguh sangat menantang. Siapa suruh milih Aqidah…

Tahun ini, Mukarrar Aqidah Filsafat menjadi 19. Belajar. Ingat Mukarrar bukan Mukarramah. ABCD, Cape deh…

Oct
13

“Ana Najmuddin, min Turky”. begitulah dulu, dua tahun yang lalu, dia  memperkenalkan dirinya kepadaa ku. Al Azhar di tingkat ketiga Fak. Ushuluddin mengharuskan setiap Mahasiswa memilih satu jurusan tertentu. dan kami pun terpisah. Najmuddin masuk Tafsir, sedang aku, memilih Aqidah. Namun hal itu tidak membuat per-sahabatan kami renggang.

Hari ini, tepat di hari pertama aku berencana ke Kampus, tiba-tiba Najmuddin menelponku. Singkat dia utarakan, “Ana Antadziruka Fil Kullia Al An! Masyi!” Kupahami, sekarang dia sedang menungguku di Kuliah.  Tanpa pikir panjang, karena memang aku berniat ke Kuliah. Kujawab “Insya Allah”. Kontak pun terhenti antara aku dan dia.

Aneh pikirku. Setelah ujian, baru kali ini dia menghubungiku dan baru kali ini dia bernada maksa kayak gitu. Tidak sabar, kuraih tas, handphone dan dompetku. Sesegera mungkin berangkat kekuliah. Tidak mandi, Kusut dan Pakaian yang masih sama dengan yang semalam. Begitulah aku hari ini. Beruntung, aku sudah sarapan.

Singkat cerita, menghabiskan 40 menit dari rumah, akhirnya aku tiba di Azhar University. Karena penasaran, segera aku mengabari Najmuddin, aku telah berada di Kampus. Kami sepakat bertemu di perpustakaan Ushuluddin.  Dan kami pun bertemu.

Dengan begitu khidmat pertemuan kami, tak terasa sejam lebih kami bercengkrama. Ternyata di liburan kali ini dia pulang ke Turky. Dia banyak bercerita tentang kampung halaman dan sanak keuarganya. Tak bisa aku gambarkan. Yang pasti, ceritanya membuat aku iri, rindu akan tanah air dan sanak keluarga. Satu hal yang membuat aku gembira,  baju bola tim Turky di hadiah kan kepadaku. Timnas andalanku…

Pantasan aku dari tadi mau cepat ke Kuliah… (apa hubungannya).

Oct
12

Sekilas aku teringat kembali tuan rumahku Dr. muhammad ibrahim. Tanggal 27 Ramadhan, aku secara baik-baik diminta mengepak pakaian dan mengangkat keluar harta yang aku miliki. tidak terlalu susah buatku, toh aku juga tidak punya banyak barang. Bencana ini, secara sikologi, menyakitkan, jika dilihat dari sudut luarnya saja. tampa persiapan penuh tiba-tiba diusir dan disingkirkan oleh tuan rumah. Wajar jika seandainya kami punya salah, tapi itu tidak ada sama sekali. kontrak 2 tahun sewa rumah baru berjalan 6 bulan.

Peristiwa 27 Ramdhan kali ini membuatku tersenyum sendiri. tiba-tiba saja aku teringat, ternyata peristiwa seperti itu sudah tiga kali menimpaku, di tahun ketigaku berada di Mesir.

Oct
11

Huh, banyak hal yang menginspirasi aku dalam hidup. salah satu diantaranya adalah novel Laskar Pelangi. Tidak semua orang bisa seperti Andrea. Aku sendiri, besar keraguan untuk seperti dia. tapi aku salut. Dari kegigihannya merangkai kata menjadi sebuah memoar indah membuat aku berangan ingin berbuat sesuatu.

Lama aku ingin menuliskan hal ini, tak perduli dia nanti akan membacanya atau tidak. Terserah. Dalam kehidupan, tutur kata tak selalu jadi jalan berkomunikasi. Sungguh, jika ada kesempatan, aku ingin menyampaikannya secara langsung dengan Andrea. Memberikan Apresiasi dan terima kasih karena telah mampu membanggakan aku dan masyarakat indonesia. Di sini, di Mesir, aku berterima kasih pada mu. Thanks…