Jodoh

Jodoh itu….

Misterius.
Aneh.
Tidak bisa di terka.
Rahasia sang kuasa…

Dan terkadang bagi segelintir orang menjadi PROBLEMA

Cuap cuap tulisan ini Saya buat sebagai rasa prihatin saya kepada salah satu sahabat yang menceritakan kecemasan hidup seseorang sahabatnya terkait dengan problematika jodoh. Itu wajar. Dan saya sangat mengerti akan hal ini. Ini alami menurutku….

Jodoh memang kadang menjadi beban tertentu, dalam kadar usia tertentu dalam kondisi tertentu dan untuk kalangan tertentu, dan sebahagian besar terjadi pada makhluk tuhan yang bernama PEREMPUAN!

Apa penyebabnya? Mengapa perempuan was-was cemas pusing dan tidak karuan dalam hal ini?? Mengapa dia tidak dapat jodoh dan apa solusinya?? Tentunya lebih bijaknya jika Anda menanyakan hal ini kepada PEREMPUAN.

Tapi tidak apa apa… saya sebagai “pemerhati” PEREMPUAN sedikit bisa memahami dan mungkin banyak tidak bisa memahamkan bahwa ternyata faktor tersebut kurang lebih dari dan ini murni dari analisa-analisa saya sendiri, bisa Saya yang benar Anda yang salah, atau bisa juga Anda yang salah Saya yang benar.. *sama saja kalau begitu… hahaha.

Bertele tele….

Langsung saja, pertamax, banyaknya mahluk tuhan yang bernama PEREMPUAN di muka bumi ini yang menyebabka tidak lakunya sebahagian besar PEREMPUAN yang lain dan semakin sombongnya laki-laki dalam persoalan JODOH. Titik. Ini satu, yang saya anggap menempati posisi teratas BOX Office bulan ini!

dan ini

“mungkin”

adalah dampak dari perjuangan aktivis PEREMPUAN sendiri yang selalu berkoar2 menyuarakan persamaan Gender tanpa memahami bahwa apa yang mereka perjuangkan sebenarnya dan sesungguhnya adalah pembunuhan karakter bagi mayoritas kaum PEREMPUAN

Sebagai contoh, anjuran agama untuk menikah lebih dari satu dinytakan tidak adil bagi sebahagian kecil PEREMPUAN dengan berdalilkan Gender. Tapi ternyata menyebabkan banyak keluhan bahkan kecemasan PEREMPUAN lain yang sampai detik ini, saat terbacanya tulisan ini BELUM DAPAT JODOH akibat sedikit implikasi dari faham Gender tadi.

Maaf saya saya tidak menuduh, coba baca ulang, tadi saya pake kata mungkinnn. artinya bisa saja benar bisa saja salahh.. kalau benar dapat 100 KlO salah di kuangi 50 *emangnya cerdas cermat?? hehehe
Ingat itu analisa pertama….

Ditarik ke hikmah dari banyaknya PEREMPUAN tadi bisa saja menjadi tanda bahwa usia dunia ini sudah teramat tua. banyaknya perempuan sudah menjadi teguran halus bagi kita, bahwa kiamat sudah dekat. Hal ini sejalan dengan tanda yang di berikan Nabi terkait hari Kiamat. Klo alibi ini yang terpakai, saaya beterima kasih pada kaum PEREMPUAN yang telah menjadi sirene Ilahi atas hari dimana ibu yang hamil melahirkan bayi dalam kandungannya, ibu yang menyusui membuang bayinya dikarenakan guncangan maha dahsyat yang tidak bisa di se-padankan dengan Tsunami di Aceh. *Ini hanya satu sisi dan sekedar intermezo saja:D

Kedua, kurang percayanya sebahagian makhluk halus yang bernama PEREMPUAN ini dengan Takdir Tuhan, Akhirat dan ayat suci al Quran.

Firman Allah swt “bisa saja apa yang kamu cela ternyata itu baik untukmu dan bisa saja apa yang engkau suka ternyata itu buruk untukmu” (Al baqarah:216) “dan bisa saja engkau membenci sesuatu dan Allah menjadikan di sesuatu itu kebaikan yang melimpah” (AN Nisa: 19)

Yang akan lebih di sayangkan imbas dari kurangnya iman dan rappuhnya percayaannya terhadap Takdir ini, bisa membawa kepada goyahnya aqidah Islam. Muncullah kemusyrikan yang tidak disadari… menjadikan banyak bergantungnya PEREMPUAN tadi dengan kekuatan lain selain sang pencipta alam semesta.

Sehingga dan seterusnya terbukti dan memang banyak terjadi bahkan sering ramai dan menjadi ngetren di zaman sekarng ini… kebanyaakan PEREMPUAN lebih percaya pada dukun atau ramalan2 konyol zodiak, susuk dan lain sebagainya yang yang yang yang menghabiskan dana umat menipiskan kantong dan menjadikan pembelian baju baru haidah lebaran untuk ponakan tidak terpenuhi… *Tantee… kok kali ini gak ada hadiah baju lebarannya… jerit para ponakan… hehehe.

Keraguan PEREMPUAN tentang balasan Hari akhir yang lebih lebih lebih lebih lebih dan lebihhhhh baik baik baik baik baik dan baikk dari kehidupan dunia yang fana ini. dunia yang fatamorgana yang sesaat dan kebanyakan hanya menjanjikan kebahagiaan lahir… Banyaknya yang berfikiran dunia adalah segala galanya.

Walhasil menjadikan segala tolak ukur itu menjadi duniawi semata, sehingga banyak PEREMPUAN minder dengan tudingan gunjingan serta gosip tetangga yang kebetulan beruntung sudah menikah. *lho sih enak udah nikah… jaga perasaan gw dong! haha

Hal ini berimbas juga pada ketidak warasan dan menjadikan pesimisme PEREMPUAN dalam hidup. -Kata om google; Ini terjadi bagi kaum hawa yang rata2 diatas 30 tahun – mengakibatkan runtuhnya keyakinan tentang keadilan Tuhan! Bahkan sampai kata-kata konyol yang mengatakan bahwa Tuhan tidak adil…Tidak sayang… Tidak Fire… dan dan dan dan banyak lagi, muncul dimana mana…. Naudzubillah.

Sangatlah naif jika kita melihat kebahagiaan dan kesuksesan itu hanya ada di dunia saja. Padahal sangat bisa terjadi, belum datangnya jodoh termasuk ujian Tuhan kepada kita hambanya. Tuhan sesuai janjinya, tidak akan membebankan suatu beban kepada hamba kecuali hamba itu mampu memikulnya… Mungkin betul kita tidak mendapatkannya jodoh di dunia, tapi yakiin dan percayalah, dengan besabar dan meyakini ketentuan Tuhan itu adil adanya, serta akhirat itu lebih baik dari dunia… kita akan mendapatkan yang lebih baik dari apa yang ada di Dunia. Dan berprasangka baiklah kepada Tuhan, sebab Tuhan itu bersama dengan prasangka hambaNYA.

Yang ketiga dan yang terakhir. Tidak adanya atau mungkin masih kurangnya usaha PEREMPUAN tersebut dalam mencari jodoh. hahaha. dan yang perlu saya garis bawahi disni, doa itu adalah sebahagian kecil dari usaha yang menjadi faktor tercapainya sebuah cita-cita.

*Pengen nikah? iyaa… usaha dongg…. haha

Terus terang, tidak di chating, imbox fb, sms, telfon atau surat wasiat yang dititip kepada teman teman… banyak dari teman sahabat bahkan keluarga sendiri meminta doa kepada saya supa Tuhan mendatangkan jodohnya. Mumpung kamu lagi di Arab nak… doanya terkabulkan… *Gubrak! sama aja kali bu… gw d Mesir nih bukan Mekah… haha

Yah pasti saya doakan. Saya juga senang kok kalau ada resepsi pernikahan. sekurang kurangnya ada foto pelepas rindu yang bisa di upload di FB *ups gak nyambung…hahaha.

Kembali seperti yang saya sebutka tadi, juga yang perlu ditingkatkan adalah bagaimana PEREMPUAN berusaha sendiri mencari JODOHnya. Jangan mau kalah dong sama Siti Khadijah yang memperjuangkan Rasul… Doa dan Usaha. Kita sama sama berdo’a tapi kamu sendirian yang usaha.. haha. Yang saya maksud disini adalah yang positif yah, bukan yang negatif. Yang sampai berdiri atas asal menghalalkan segala cara atau menempuh jalur yang tidak sejalan dengan syriat. Harus seksi agar dapat jodoh. Yang gak seksi gak laku… haha. Bukan.

Yang saya maksud adalah yang positif misalnya bertanya atau berterus terang kepada pujaan hati. Bener kok. gak ada salahnya, nanya2 teman soal kakanya. soal omnya yang lagi jomblo, asal jangan bapaknya haha… yah, namanya juga usaha… siapa tau jodohh. Kan cuman nanya doangg… gak ada pelanggaran undang undannya kan?? hehehe

Hmmm kecuali memang solusi ini saya sadari sedikit sensitif. apalagi PEREMPUAN memang memiliki gengsi yang cukup tinggi dalam hal perasaan. *benar gak yah??? hadoh gw juga pusing kalau soal begini…

Mungkin yang terakhir jika saja setelah berusa tapi masih juga hasilnya nihil… berikan permasalahan ini kepada ORANG TUA! kalau perlu kembali lagi ke zamanyaa siti nurbaya. tapi kali ini setingannya beda, Datuk Maringginya yang di paksa menikah… hahaha.

Yah namanya juga usahaa… siapa tahu ternyata babe dan nyak punya teman seperjuangan dulunya… atau setidaknya punya mantan pacar, kasih tak sampai yang bisa dirajut ulang oleh anak anaknya yang lagi pusing mencari jodoh!

Namun jangan sampai kita lalai mencari kebahagiaan dunia sementara tujuan kebahagiaan akhirat kita lupakan. Berbuatlah untuk duniamu seaakan akan-akan kamu akan hidup selamanya. Dan berbuatlah untuk Akhiratmu seakan-akan engkau akan mati esok pagi… dan apabila telah datang kepadamu seorang laki2 yang baik agamanya maka jangan lah kamu wahai PEREMPUAN jual mahal… karena PEREMPUAN itu hanya bisa jual mahal sampai selesai SMA *lho??

Sekian dulu… terima kasih dan semoga bermanfaat.
Klo ada yang salah mohon di koreksi…
kalau ada yang minat saaya juga masih kosong *gubak* kwkwkw

Oh, PEREMPUAN!

2 thoughts on “Jodoh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s