Selamat Idul Fitri 1431 H

Intinya, sesuai judul saya mau ngucapin selamat lebaran tuk semuanya. Eid Mubarak, Kullu amm wa antum bikhairr…. Selamat idul Fitri 1431 H. Untuk segala khilaf, untuk segala dosa, dan segala tingkah laku, gerak, tutur kata, sengaja atau tidak, kiranya di maafkan. Yah yah yaahh! *maksaa!

Yang bukan inti, kini aku akan bercerita sepenggal haru birunya lebaran jauh dari keluarga. Persepsi dodol tentunya. Yang kebetulan ngerasain lebaran empat kalinya di tanah mesir ini. Dua tahun lebih jago dari bang toyyib. hhehe.

Tak ada keluarga. Tak semeriah di kampung halaman. Tak ada kue kering. Tak ada ketupat dan gogoso. Dan dan tidak ada baju baru! Tapi alhamdulillah, lebaran tetap di laksanakan. Gak mau tau, punya celana baru atau tidak pokoknya lebaran tetap cuek! ya iyalahh, dodol lo!

Hening cipta di mulai.

Untuk mengenang Bulan suci ramadhan yang telah berlalu tanpa kesungguhan beribadah dan makin jauh dari sang pencippta, marilah kita mengheningkan cipta. Hening cipta dimulai! *gag nyambung*

Halah, sehari sebelum ramadhan teman teman ramai ngajakin untuk lebaran di Buuts. Alasannya simple, tahun ini saja katanya, siapa tahu menjadi tahun terakhir di Kairo, “harus” rasakan gimana lebaran di Azhar. Dan yang lebih penting dari alasan tersebut, Foto-foto!

Beberapa teman sepakat dan akhrinya memang betul, hal itu terjadi dan menjadi agenda besar sekaligus menjadi program akhirlah. Walau mungkin tak sebesar agenda liburan musim panas ke Swiss. Emang ada?? Gak tauu ahh.

Menimbang semuanya sudah berencana pulang ke Indo setelah lulus dan pengurusan surat selesai. Mengingat juga sudah siapnya camera dan perlengkapan yang di butuhkan. Hingga akhirnya, memutuskan nginap di buuts serta acara pisang ijo katanya, jadi bom atom tuk memastikan pilihan saya untuk tidak ikut akan menuai penyesalan yang berlarut larut. Hmmm.

Sudah terpengaruh sih sebelumnya, menurutku alasannya logis foto foto terus makan makan, trus kumpul-kumpul, dan kedengaran asyik juga buat jadi status facebook “mersakan suasana lebaran di Azhar”. Waww.

Ada pertimbangan lain. Semuanya diurungkan dan harus aku akui, kali ini aku harus minta maaf karena hanya akan bilang “tidak” brothers untuk ajakannya. Bukan tidak solidaritas apalagi tidak menghargai arti sahabat. Tapi karena dari awal saya sudah rencana untuk lebaran di rumah! *klo cuma mau di rumah gak usah di rencana, bego!

_____________________________________

Semalam sebelum lebaran, Abang jakfaar, kepala keluarga cemara berencana masak buras dan rendang. Itung2 buat jamu teman teman yang datang silaturrahmi. Plus bisa sedikit menjadi pelepas rindu, lebaran di Indo dengan menu makan buras. But sory sory sory bang, rendangnya gak jadi. Penjual dagingnya pada mudik semuanya. Sekarang di ganti dengan menu yang lain, ayam kecap dan telur plus sambal balado.

Simple skenarionya seperti ini, karena kita akan masak berat kali banyak, kita bagi tugas. Abang siap jadi sponsor dan bertanggung jawab untuk masakan burasnya, Kak Ridwan masak ayam kecap, dan ihsan dengan bantuan google siap dengan menu telur dan sambal balado. *jreng jrengg*

So… where I am? Aku?? Hmm kamu pasti sudah tebak, yahh seperti sebelum sebelumnya, mentok hanya menjadi pembantu umum dan sekaligus menjadi konsumen pertama.*haha* Menjadi apa saja asal bukan bertanggung jawab atas masakan, secara saya juga sadar sepenuhnya, untuk di publis, nilai masakan saya masih jauh di bawah miness…😀

Yah walau demikian, malam ini berlalu dengan canda dan tawa. Apalagi Azwar dan pasukannya hadir membantu. Lumayan, ada uppa buat jadi hiburan. Sekaligus musik siraja dangdut Halim yang bawa film IP Man. Buat semuanya enteng dan bisa tahu, memang besok ternyata orang lebaran…

_______________________________________

Hari raya lagi, walau belum tidur semalaman tapi syukur semuanya telah selesai. Giliran mandi dan siap siap buat sholat ied. Tidak se-sakral di Indo. Dengan serba sederhana, dan persiapan ala kadarny, akhirnya, tetap saja ied di rayakan. Mau dengan aapa kek, tanpa baju baru, tanpa baju juga gak peduli, tanpa kue kering, dan tanpa ketupat tetap aja lebaran!

Haah capek, ngantuk

Met Iedul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir batin….

5 thoughts on “Selamat Idul Fitri 1431 H

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s