Aku kembali terkenang suasana puasa dua tahun silam. Puasa yang begitu sakral dan Suci . Pahala dilipat gandakan didalamnya. Bahkan, tidurpun menjadi pahala bagi orang yang berpuasa. Namun saat itu ada insident yang sangat menyedihkan. Antara teman-teman mahasiswa terjadi bentrok fisik. Banyak yang terluka dan bahkan salah satu teman saya harus menelan akibat buruk dari kejadian ini. Pelipis matanya mendapat perhatian khusus. Bulan ramadhan ternoda. Kesuciannya tak dianggap. Tak ada kemuliaan dimalam itu.
Usut tuntas kasus ini ditemukan, penyebab dari insiden ini ternyata dari sebuah kesalah fahaman yang bermula dari facebook. Aku sempat ikut memerhatikan bagaimana panas saling komentar dalam dunia maya itu. Namun tak sampai aku berfikir, akhirnya berujung adu fisik.
Mudharat karena dunia maya.
Dari cerita seorang senior, bersatunya dia dan mantan pacarnya alias istrinya sendiri berawal dari forum sebuah jejaring sosial. Mereka tidak saling kenal sebelumnya. Hanya kenal lewat tulisan dalam sebuah milis yang kemudian mengantarkannya menjadi akrab, saling tau satu sama lainnya. Baca entri selengkapnya »



